=alur cerita=


Setapaki bentangan mimpi,

Menutup gaung bising…

Kita tak akan mendengar!

Sebut saja itu ‘yang lalu’

 

Setelah ini hanya ada inti,

Pembukanya telah kita lewati…

Rumusnya ada kepada si pencerita,

Khayalan biarkan sang pembaca…

Kita hanya menghayati lakon,

Agar baik buruknya cerita indah untuk dinikmati…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s