:: suatu malam, untuk ingatan ::


redup temaram,

bayangmu dikala aku tenggelam,

membawaku pada setetes air mata yang menghangat di pipi…

 

alunan yang membawaku pada ingatanmu,

melantunkan hati yang pilu,

lalu aku menghujat pada bait-bait syair cinta…

 

tanda tanya,

yang kemudian tersisip pada takdir dan nasib,

mempertanyakan salah siapa seperti mencari sudut pada lingkaran…

 

sudah,

..

.

bukan salah siapa-siapa

yang kusadari hanyalah bayangan itu semakin indah hanya untuk dijadikan sebuah ingatan.

 

v.z